Home About-us Privacy Policy Contact-us Services

Sunday, April 8, 2012

Peraturan Dalam Sepak Bola


Sepak bola yang menjadi olah raga paling di gemari di seluruh dunia, di mainkan oleh setiap orang di belahan dunia. Namun, jika kita tidak memahami tentang peraturan-peraturan dalam sepak bola kita akan menjadi serba salah dalam melihat suatu keadaan di dalam permainan tersebut terlebih lagi jika kita terlibat langsung di dalam permainan. Oleh karena itu, sebelum melaksanakan kegiatan olah raga sepak bola ini ada baiknya kita terlebih dahulu mengetahui sedikit informasi mengenai peraturan-peraturan yang ada di dalam permainan sepak bola. Peraturan sepak bola yang paling mendasar di antaranya adalah :

1. Lapangan permainan
Lapangan permainan dapat berupa permukaan alam (rumput) ataupun bahan buatan (sintetis,karpet) yang telah di tentukan standarnya oleh FIFA. Lapangan harus berbentuk persegi panjang yang di tandai dengan garis putih.
2. Bola
Bola yang di gunakan haruslah terbuat dari bahan kulit atau bahan lain yang telah di tentukan standarnya oleh FIFA dan dengan bentuk bulat sempurna. Lingkaran bola yang di izinkan untuk di gunakan di dalam pertandingan minimal 68 cm dan maksimal 70 cm.

3. Jumlah pemain
Permainan dapat dimulai dengan komposisi 11 melawan 11 termasuk satu orang penjaga gawang (kiper) namun permainan masih dapat di mulai tanpa komposisi tersebut selama komposisi pemain per tim tidak boleh kurang dari tujuh (7) pemain. Permainan akan di hentikan sebelum waktu normal habis jika salah satu tim memiliki pemain kurang dari tujuh (7) termasuk kiper. Setiap tim di pertandingan resmi dapat melakukan tiga perganian pemain selama pertandingan. Pemain yang telah di ganti tidak dapat main lagi sebagai pemain pengganti.

4. Peralatan Pemain
Setiap pemain harus menggunakan pakaian/jersey berlengan pendek atau panjang tapi tidak di izinkan memakai jarsey tanpa lengan (ex. jarsey basket), celana pendek, kaos kaki, sepatu, serta pelindung tulang kering. Pemain tidak di benarkan menambah aksesoris lainnya yang membahayakan bagi pemain lain ataupun dirinya sendiri (contoh : cincin). Kedua tim harus menggunakan jarsey yang memiliki corak berbeda, dan penjaga gawang harus menggunakan jarsey dengan corak warna yang berbeda dari pemain lainnya dan juga wasit.

5. Wasit
Wasit memiliki kendali penuh selama permainan di langsungkan, semua keputusan mutlak di tentukan olah wasit namun ia masih di perbolehkan meminta bantuan kepada asisten wasit sebelum mengambil sebuah keputusan.

6. Asisten wasit
Asisten wasit terdiri dari tiga orang, yakni dua orang sebagai hakim garis yang berada di sisi lapangan setiap tim dan satu orang wasit berada di tengah bangku cadangan antara kedua tim. Tugas asisten wasit adalah menentukan tim mana yang mendapat bola ketika bola meninggalkan lapangan permainan, menentukan offside tidaknya seorang pemain, selain itu mereka juga memberi masukan kepada wasit utama ketika terjadi sebuah pelanggaran.

7. Durasi permainan
Permainan di langsungkan selama dua babak di mana setiap babaknya memakan waktu selama 45 menit dan jeda di antara kedua babak tidak lebih dari 15 menit. Dalam sebuah kejuaraan, jika pertandingan dalam 2x45 menit belum menghasilkan pemenang maka permainan di lanjutkan dalam perpanjangan waktu selama 2x15 menit tanpa jeda.

8. Metode penilaian
Kedua tim yang bermain bertujuan untuk mencetak gol ke gawang lawan. Sebuah gol di nyatakan sah jika keseluruhan bola telah melewati garis gawang, jika bola tidak melewati garis gawang secara keseluruhan maka tidak di benarkan mengesahkan gol tersebut oleh wasit. Tim yang mencetak lebih banyak gol dinyatakan sebagai pemenang, jika tidak ada yang mencetak gol atau mencetak gol dalam jumlah yang sama maka permainan di nyatakan imbang atau draw.

9. Offside
Seorang pemain di nyatakan offside jika ia menjadi orang kedua terakhir di garis pertahanan lawan (pemain terakhir yang di maksud tidak hanya kiper). Seorang pemain di nyatakan offside jika ia ikut campur dalam permainan, mengganggu lawan, atau mendapat keuntungan dari posisi tersebut. Seorang pemain tidak di nyatakan offside jika menerima bola dari tendangan gawang, lemparan kedalam, ataupun tendangan sudat. Bola yang di dapat dari hasil back pass pemain lawan juga tidak di nyatakan sebagai kondisi offside.

2 comments:

  1. semisal jika tdak ad ktntuan diatas bagaimana y?

    ReplyDelete

Salam sportifitas..
Tinggalkan komentar anda dengan menjunjung tinggi fair play.
Sesama blogger harus saling mendukung..

Note :
Mohon maaf, komentar terpaksa saya tinjau terlebih dahulu sebelum di publikasikan karena banyaknya yang melakukan SPAM akhir-akhir ini.
(update per 25 Oktober 2012)

Home About-us Privacy Policy Contact-us Services
Copyright © 2014 | Distributed By Free Blogger Templates | Design By Templateclue